Senin, 22 Agustus 2011

Jenis-jenis Piano

Grand Piano
Inilah piano yang sebenar-benarnya. Berasal dari konstruksi kayu mengkilap, dengan tuts berjumlah 88. Piano ini memiliki kotak akustik yang ditidurkan, dengan deretan senar-senar yang diketuk hammer piano ditidurkan. Merk yang paling eksklusif dari jenis ini adalah Steinway, sedangkan yang biasa kita temui di Indonesia adalah Yamaha Grand Piano. Harganya sama dengan satu unit mobil mewah, 400 jutaan ke atas.
UkuranGrand Piano memiliki mekanik seperti pengungkit dan setelah hammer memukul senar maka hammer tersebut akan jatuh kembali karena gravitasi. Grand piano berdasarkan ukuran terbagi menjadi enam kelompok.
  • Concert Grand, adalah grand piano dengan ukuran terbesar berukuran sekitar 274 cm. Piano ini yang sering digunakan dalam konser-konser piano.
  • Semiconcert atau ballroom piano, adalah grand piano yang berukuran 218,5-243,8 cm.
  • Parlor Grand atau kadang disebut juga living room grand berukuran 175,2-185,5 cm.
  • Medium grand berukuran sekitar 170 cm.
  • Baby grand adalah grand piano yang favorit berukuran 148,8-167,6 cm.
  • Petite Grand, adalah yang terkecil dengan ukuran 134,6-147,3 cm. Pada umumnya, piano terdiri atas 7 1/4 oktaf namun untuk piano merek Bösendorfer ada yang terdiri atas 8 oktaf.

Upright Piano
Masih di jajaran kategori piano akustik, upright piano juga berkonstruksi kayu, 88 tuts, kotak akustik serta senar-senarnya. Tetapi yang membedakan dengan grand piano adalah posisi kotak akustiknya yang berdiri. Dengan konstruksi seperti ini, piano model ini menghemat tempat. Jadi jika Anda tidak terlalu punya tempat untuk meletakkan Grand Piano dan masih ingin menikmati suara dentingan piano akustik asli, upright piano bisa Anda pilih. Ukuran
Berbeda dengan grand piano, kembalinya hammer setelah memukul senar akibat tarikan dari pegas. Vertikal piano terbagi atas 4 kelompok, yaitu :
  • Upright piano merupakan piano vertikal dengan ukuran terbesar yakni 127-152 cm.
  • Studio adalah piano yang sering terdapat pada studio musik atau sekolah musik berukuran 114-122 cm.
  • Console adalah piano yang memiliki banyak ragam model dan bentuk sehingga dapat berfungsi sebagai 'perabotan' berukuran 101,5-109 cm.
  • Spinet adalah piano berukuran paling kecil di mana mekanik (action) berada di bawah keyboard dan berukuran 91,5-96,5 cm. Dikarenakan letak action yang berada di bawah keyboard maka sistim mekaniknya berbeda dengan vertical piano lainnya, yaitu dengan menarik hammer agar hammer dapat memukul senar.
Digital Piano

Piano akustik, untuk mendapatkan kualitas yang prima memerlukan perawatan yang sangat merepotkan. Selain suhu tertentu diperlukan untuk menjaga ketegangan senar-senar nada piano, setiap kali piano model ini dipindahkan, nada-nadanya harus di tune ulang. Kawan saya yang memiliki sebuah piano upright, setiap kali pianonya nadanya mulai ngaco, ia harus mendatangkan tukang stem piano khusus dari Semarang.
Adalah sebuah terobosan Kawai dan Yamaha yang memperkenalkan synthetizer pada tahun 80-an. Sebuah sampling suara piano memungkinkan bunyi piano dihasilkan dari alat-alat elektronik yang dialiri listrik. Teknologi synthetizer berkembang sehingga digital piano sendiri memiliki kategorisasi tersendiri: digital piano, keyboard, dan synthetizer.
Digital piano ditandai dengan rentang nadanya yang sama dengan piano akustik biasa, yaitu sepanjang 88 nada. Model tuts-nya masih menggunakan tipe gradded-hammer, atau efek yang Anda rasakan ketika menekan tuts piano. Berat, dan seperti mengetukkan palu ke senar-senar nada. Model yang paling populer di panggung contohnya adalah Roland RD-700 atau RD-300,  sedangkan untuk pengguna rumahan, Yamaha seri Clavinova adalah contoh yang paling populer.

Keyboard
Apa beda keyboard dengan digital piano? Hal pertama yang paling mencolok adalah model tuts-nya. Keyboard tidak menggunakan gradded hammer, melainkan model touch response. Ini artinya efek seperti mengetukkan palu tidak bisa Anda rasakan, karena itu tuts keyboard jauh lebih ringan untuk ditekan, dan rasanya seperti menekan plastik tanpa sensasi menekan tuts piano akustik. Rentang nada yang dimiliki juga lebih sedikit, hanya sepanjang 61 nada. Memotong nada atas dan nada bawah piano, dan menyisakan nada tengahnya saja.
Tetapi kelebihan keyboard adalah kemampuannya menghasilkan suara bermacam-macam alat musik. Ia juga memiliki kemampuan untuk memainkan irama dengan variasi yang banyak, sehingga kita bisa bermain diiringi sebuah band lengkap dengan bantuan hanya satu unit keyboard saja.

Keyboard model begini paling sering muncul di hajatan seperti pesta pernikahan. Orang awam sering menyebutnya musik electone. Dengan memainkan suatu style (iringan nada-nada berbagai alat musik dalam satu band yang disimpan dalam format MIDI) pada keyboard, pemain keyboard cukup memainkan melodinya saja dengan bunyi-bunyi tertentu, sambil menekan chord-chord yang bersesuaian. Jauh lebih murah dan praktis daripada harus mendatangkan satu band lengkap.
Contoh yang populer adalah Yamaha seri PSR, atau Roland seri E.

Piano Elektrik

  • Piano elektrik terdiri atas berbagai macam ukuran mulai dari yang sangat sederhana (sehingaa mirip keyboard berukuran besar) hingga yang menyerupai petite grand imut. Ada yang yang menggunakan perangkat elektronik untuk menghasilkan bunyi, ada pula yang menggunakanmekanik seperti grand piano dengan senar yang sangat pendek dan suaranya di-amplifying dengan speaker atau sound system.
  • Roll up piano, adalah jenis piano elektrik yang sangat mudah dibawa karena dapat digulung. Bunyinya dihasilkan dengan speaker. Panjangnya pun cuma maksimal 6 oktaf dan dapat dihubungkan ke komputer lewat USB.


Synthesizer
Seperti namanya, alat ini adalah pembuat suara buatan yang handal. Hal yang paling kelihatan mencolok adalah rentang nadanya yang mungkin hanya dua oktaf saja, memiliki banyak panel-panel instrumen seperti equalizer, mixer, bender, dll pada papan keyboardnya. Alat ini memang ditujukan untuk membuat style, dan mengaransemen sebuah lagu. Sebuah aransemen dibuat dengan alat ini satu demi satu — atau istilahnya layer demi layer. Pola-pola instrumen drum, gitar, bass, dan variasinya ketika masuk chorus, bridge, atau coda dibuat satu per satu. Ketika sudah jadi, semua layer digabungkan menjadi satu menjadi sebuah aransemen musik yang bisa dimainkan oleh keyboard.


(click here for sumber 1 and 2)

Sabtu, 20 Agustus 2011

Piano's Music In Movie "SECRET"


Ada alasan khusus kenapa gue posting film ini. Ya, emang benar. Film SECRET ini emang film dengan cerita yang unik. Gue suka banget film yang berbasik musik dan romantis semacam ini. Dan gara-gara film ini juga yang menginspirasi gue untuk lebih memperdalam teknik bermain piano/keyboard. Film ini juga lah yang bikin gue mulai suka piano, sampai-sampai gue buat blog ini juga karena terinspirasi dari film super keren ini.
Yang terpenting adalah banyak banget permainan-permaina piano klasik yang super keren. Mulai dari single performance si Jay Chou, duetnya bareng Kwuai Lun Mei, piano batle, plus musik-musik latar yang top banget dach...
Film ini sudah gue tonton sampai hampir 10 kali. Tapi gue emang gak pernah bisa bosen dech kalo nonton film ni. Hahaha….
Nich, gue kasih sinopsis & link-link lengkap buat kalian semua yang pengen download. Pelajari aja tuh musik-musik piano klasiknya. Dijamin kalian gak akan rugi…


SINOPSIS
Ye Xianglun (Jay Chou), seorang siswa jurusan musik piano, yangpindah ke sekolah Tamkang (Danjiang). Ini adalah sebuah sekolah musik terkenal dengan siswa berbakat, terutama di bidang piano. Pada hari pertama sekolah, xianglun melihat-lihat gedung musik di sekolah barunya, dia mendengar suara melodi  piano yang dimainkan misterius oleh Lu Xiaoyu (Kwai Lun Mei) dengan piano klasik. Xianglun kemudian bertanya melodi apa yang dimainkan oleh Xiaoyu, sejak itu mereka mulai dekat dan menjalin hubungan yang bisa dibilang berpacaran. sampai pada akhirnya menemukan banyak fakta dan kejanggalan mengenai Xiaoyu. endingnya??? ditonton aja yaaaaa… hahahahahaa
Gue sampe nganga apalagi waktu scene dia duel sama jagoan piano di sekolah barunya ini. Canggih bener deh jari-jarinya. Ada juga nih scene yang gue suka setiap Xiaoyu muncul dia selalu nempelin jari telunjuknya di pipi Xianglun.
Pasti banyak pertanyaan yang bakal muncul karena banyak banget misteri-misteri yang bikin kita bingung. Dengan adanya cerita kilas balik alur maju mundurnya, kita secara gak langsung diminta untuk memutar otak kita. Hahaha….. Jadi intinya si Xianglun itu juga udah pernah ketemu sama Xiaoyu?? Pas foto kelas ada foto mereka berdua?? Pokoknya liat aja langsung di filmnya.


TRAILER
Ni gue dapet 2 trailer yang lumayan keren juga nich...
1'st
2'nd
Sebenernya masih punya banyak banget, tapi kan gak mungkin q share semua kan. Hehehe....cari ndiri aja di youtube.com banyak banget kok.. 

O.S.T. (Original Sound Track)
nich, gue juga udah cari OST-nya.....keren pisan euiy..
Free Download
Traditional
: 不能的秘密
Simplified
: 不能的秘密
Directed by
: Jay Chou
Produced by
: William Kong
Written by
: Jay Chou, To Chi-long
Starring
: Jay Chou, Kwai Lun-mei, Anthony Wong, Alice Tzeng
Music by
: Terdsak Janpan, Jay Chou
Cinematography
: Lee Ping-pin
Distributed by
: Hong Kong EDKO Film, Singapore Cathay-Keris Films, Singapore Innoform Media
Release date(s)
: Taiwan: July 27, 2007
  China: July 31, 2007
  Hong Kong: August 2, 2007
  Singapore: August 8, 2007
  Thailand: November 8, 2007
  South Korea: January 10, 2008
  Japan: August 23, 2008
Running time
: 101 minutes
Country
: Taiwan
Language
: Mandarin

Macam-macam Software Piano/Keybord untuk PC

ELECTRONIC PIANO
Software piano ini mungkin agak luar biasa untuk pemula. Interface software ini menyediakan piano dengan banyak pengaturan, yang akan sangat baik untuk setiap pemain piano berpengalaman. Software ini menyediakan pengaturan chord, pengaturan akustik, pengaturan oktaf, pilihan note, dan banyak lagi. Juga mencakup 128 alat musik yang dapat kita pilih, 47 suara drum, dan dapat memainkan 12 jenis akord.
Di sini kami sediakan Electronic Piano seri 2.5 yang sudah banyak digunakan oleh banyak orang.


MIDI PIANO
Midi Piano memungkinkan kita membuka file MIDI, dan memutarnya dalam piano. Hal ini juga memungkinkan kita merekam MIDI file menggunakan software piano virtual. Software ini memungkinkan kita mengubah tata letak keyboard, dilengkapi dengan piano roll visual untuk mengedit file MIDI, dan dilengkapi dengan warna yang berbeda untuk mensimulasikan tangan.

BUTTON BEATS PIANO
Software piano ButtonBeats adalah salah satu software piano terbaik. Bagian terbaik tentang software ini adalah terlihat seperti piano sebenarnya. Kita dapat dengan mudah bermain piano dengan keyboard PC kita.Muncul dengan banyak lagu yang bisa kita mainkan di komputer kita dengan keyboard.
SYNTHESIA
Synthesia adalah sebuah program software bebas yang memungkinkan kita belajar bagaimana untuk bermain piano pada keyboard MIDI. Jika kita dapat menghubungkan komputer kita ke keyboard MIDI kita dengan kabel MIDI atau USB, kemungkinan kita dapat menggunakan software ini.
Synthesia adalah program yang sangat ringan, hanya membutuhkan prosesor 1 GHz dan 20 MB memori untuk menjalankan. Komputer kita juga harus memiliki prosesor grafis dengan akselerasi 3D hardware. Synthesia akan berjalan di bawah Windows XP SP2, Vista dan 7, serta Mac OS X 10.4.
Kelebihan dari software ini adalah:
  1. Kita bisa memasukkan musik kita sendiri dalam format MIDI, dan secara otomatis, Synthesia akan menemukan kuncinya.
  2. Tampilan interaktif, dengan musik yang bisa distop, diperlambat, dan dipercepat
  3. Disediakan fitur instrumen musik (seperti gitar) yang dimainkan berdasarkan pilihan warnanya
  4. Dan, jika kita memiliki piano atau keyboard yang ber-port MIDI dan USB, maka keyboard/piano kita bisa dimasukkan ke komputer dan dimainkan lewat Synthesia.

Teknik Dasar Bermain Piano/Keyboard

FINGERING
Hand and finger forms, relaxation of arms & shoulders.
Latihan untuk fingering ini, ditujukan agar kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard, posisi jari dan tangan kita saat bermain ada dalam posisi yang benar. Juga untuk bentuk jari-jari kita saat bermain di atas tuts piano atau keyboard ada dalam posisi sempurna. Latihan jari ini mencakup Tangga Nada dan Cadence.

TOUCHING
Touch of the notes, legato-staccato, phrasing, dynamics and expression.
Latihan untuk touching ini ditujukan agar kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard, mengerti interpretasi kita dalam bermain music. Tidak sedekar bermain musik, tapi musik itu yang harus keluar dari hati kita. Kita mengetahui di mana kita harus bisa main keras atau lembut. Bermain dengan ada tekanan atau nyambung atau putus-putus dan atau dengan aksen yang tepat. Ada dinamika, feeling dan ekspresi.

RHYTHM dan TEMPO
Latihan untuk rhythm and tempo ini ditujukan agar kita sebagai musisi dapat mencakup untuk semua instrument. Baik sebagai pemain drums, bass, guitar, percussions atau juga piano dan keyboard. Kita perlu mengetahui notes, ketukan & rhythm pattern. Kita perlu pahami juga tentang tempo yang benar.
Rhytmic dalam bermain musik (comping). Ada soul atau groove dalam bermusic. Harus ada “nyawa” dalam kita bermain dalam 1 band. Kita harus tau juga tentang TIME SIGNATURE (lagu itu dimainkan dalam ketukan 2/4, 3/4, 4/4, 3/8, 6/8, dll).

HARMONY
Chords progression, voicing and accompaniment.
Latihan untuk harmony ini ditujukan agar kita bisa lebih kaya dalam mengembangkan pola chords yang kita pakai dalam sebuah lagu. Mengembangkan juga bunyi yang dihasilkan dari chords yang kita mainkan.
Dan juga untuk memperluas cara kita bermain dalam konteks kita mengiringi seorang penyanyi atau jemaat. Karena dengan kita bermain dalam harmonisasi yang bagus, maka akan tercipta suatu kesatuan yang baik. Dengan mempunyai pengetahuan harmoni yang baik, kita dapat membuat aransemen yang pasti bisa lebih enak. Mengetahui posisi kita sebagai musisi, lebih sebagai pengiring!

READING
Latihan ini lebih ditujukan untuk mereka yang belum bisa membaca not balok atau combo partiture. Diharapkan mereka di kemudian harinya bisa untuk membaca partitur not balok atau combo part. Mereka mengenal Treble Clef (kunci G) dan Bass Clef (kunci F). Mereka mengetahui tentang KEY SIGNATURE (ada berapa sharp (#) atau flat (b) lagu itu dimainkan). Dengan kita melihat tanda-tanda tersebut dengan sendirinya kita sudah tau kalau lagu itu dimainkan di tangga nada apa. Jelas itu akan sangat mempermudah kita dalam bermusik.

Sejarah Piano

Pada saat awal-awal diciptakannya sebuah piano, suaranya tidak sekeras piano di abad 20-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (1655 – 1731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di metropolitan museum of Art di New York.

Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440.

Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada Clavichord dengan kekuatan Harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara Harpsichord dan Spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine, kediaman pangeran Ferdinand De’Medici, inilah piano modern berakar.

Pada pertengahan abad ke-17, piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain Harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.

Rangka untuk senar piano pertama menggunakan rangka kayu dan hanya dapat menahan tegangan ringan dari senar. Akibatnya, ketika pada abad ke-19 dibangun gedung-gedung konser berukuran besar, suara piano tadi kurang memadai. Maka, mulailah dibuat piano dengan rangka besi. Sekitar tahun 1800 Joseph Smith dari Inggris membuat suatu piano dengan rangka logam seluruhnya. Piano hasil inovasinya mampu menahan tegangan senar sangat kuat, sehingga suara yang dihasilkan pun lebih keras. Sekitar 1820, banyak pembuat menggunakan potongan logam untuk bagian piano lainnya. Pada 1822, Erard bersaudara mematenkan Double Escapement Action, yang merupakan temuan tersohor dari yang pernah ada berkaitan dengan cara kerja piano.

Dalam perkembangannya, sebelum memiliki 88 tuts seperti sekarang, piano memiliki lima oktaf dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi dengan pedal. Semula pedal itu digerakkan dengan lutut. Namun, kemudian pedal kaki yang diperkenalkan di inggris menjadi populer hingga sekarang.

Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad ke-19 dan 20. Tegangan senar, yang semula ditetapkan 16 ton pada tahun 1862, bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan Frederic Chopin, Ludwig Van Beethoven, dan bahkan Franz Liszt.

Sebuah perkembangan nyata di abad ke-20 (berawal di tahun 1930-an) adalah kehadiran piano elektronik (atau piano listrik), yang didasarkan pada teknologi elektroakustik atau metode digital. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker.

Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya. Fitur itu tentu tidak ada sama sekali dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat midi, komputer, alat rekam, memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala, dan sebagainya.

Jumat, 19 Agustus 2011

Musik Keyboard

Sebuah musik keyboard adalah himpunan tuas ditekan berdekatan atau tuts pada alat musik, terutama piano. Keyboard biasanya berisi tuts untuk memainkan dua belas not dari skala musik barat, dengan kombinasi yang lebih besar, kunci panjang dan lebih kecil lagi, kunci pendek yang berulang pada interval satu oktaf. Penekanan tombol (tuts) pada keyboard akan menghasilkan suara, baik oleh mekanik ketukan string atau tine (piano, piano listrik, clavichord); petikan string (harpsichord); udara yang mengalir melalui pipa (organ); dsb. Pada keyboard listrik dan elektronik, penekanan tuts akan menghubungkan rangkaian (Hammond organ, piano digital, synthesizer). Karena instrumen keyboard yang paling sering ditemui adalah piano, layout keyboard sering disebut sebagai "keyboard piano".
Dua belas not dari skala musik Barat ditata dengan not terendah di sebelah kiri, semakin ke kanan kunci (untuk tujuh "natural" not dari skala C mayor: C, D, E, F, G, A , B) semakin naik nadanya. Karena tuts-tuts ini secara tradisional tercakup dalam gading mereka sering disebut not putih atau tuts putih. Tuts untuk sisa lima not yang bukan merupakan bagian dari skala(C mayor yaitu, C ♯ / D ♭, D ♯ / E ♭, F ♯ / G ♭, G ♯ / A ♭, A ♯ / B ♭ ) diangkat dan diatur kembali. Karena tuts-tuts ini jarang dipakai, mereka sering terbuat dari kayu berwarna hitam dan disebut not hitam atau tuts hitam. Mengulangi pola pada interval satu oktaf.
Pengaturan kunci C lebih lanjut dengan intervensi, kunci lebih pendek untuk semitone antara tanggal untuk abad ke-15. Banyak instrumen keyboard berasal dari sebelum abad ke-19, seperti harpsichord dan organ pipa, memiliki keyboard dengan warna tuts terbalik (not putih terbuat dari kayu hitam dan not hitam ditutupi dengan tulang putih lembut). Beberapa instrumen listrik dan elektronik dari 1960-an dan dekade berikutnya juga telah melakukan ini, misalnya organ elektronik Vox dari tahun 1960-an, organ CEPAT Farfisa yang portabel, Hohner itu Clavinet L, satu versi Poli-800 synthesizer Korg dan harpsichord digital Roland.